Kembali ke Informasi
Berita22 Juli 2026

Program Pelita MMD UB Kelompok 54 Tumbuhkan Motivasi Siswa MI Hayatul Islam Lamongan

Program Pelita MMD UB Kelompok 54 Tumbuhkan Motivasi Siswa MI Hayatul Islam Lamongan - Foto 1

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Kelompok 54 melaksanakan program kerja individu bertajuk PELITA (Pengenalan Langkah Impian dan Cita-Cita) di MI Hayatul Islam, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Nabila Ahnaffia, mahasiswa Program Studi Ekonomi Keuangan dan Perbankan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UB 2024, sebagai upaya untuk membantu siswa mengenali potensi diri, membangun karakter positif, serta menumbuhkan keberanian dalam menentukan dan mengejar cita-cita sejak usia dini.

Program PELITA menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa MMD UB dalam mendukung penguatan karakter dan motivasi belajar bagi siswa sekolah dasar. Melalui kegiatan edukasi yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, mahasiswa berupaya menciptakan ruang belajar yang mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam mengenali kemampuan diri, memiliki impian, serta memahami bahwa keberhasilan di masa depan membutuhkan proses, usaha, dan sikap positif.

Nabila Ahnaffia menjelaskan bahwa pemilihan tema mengenai pengenalan cita-cita dan pembentukan karakter dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan dorongan kepada anak-anak untuk mulai mengenali dirinya sejak dini. Menurutnya, setiap anak memiliki keunikan dan potensi masing-masing yang perlu dikembangkan melalui lingkungan yang mendukung.

“Kami ingin anak-anak percaya bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka semakin percaya diri, berani bermimpi, dan memahami bahwa setiap impian membutuhkan usaha, semangat belajar, serta karakter yang baik,” ujar Nabila.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi edukasi mengenai pentingnya memiliki cita-cita, mengenali potensi diri, serta membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang diberikan mencakup nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, pantang menyerah, dan semangat belajar. Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami oleh siswa dengan memberikan contoh-contoh yang dekat dengan aktivitas mereka sehari-hari.

Dalam sesi tersebut, siswa diajak untuk memahami bahwa cita-cita tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan yang ingin mereka lakukan di masa depan, tetapi juga membutuhkan kebiasaan baik yang perlu dibangun sejak sekarang. Mahasiswa MMD UB memberikan pemahaman bahwa sikap rajin belajar, berani mencoba, serta tidak mudah menyerah merupakan bagian penting dalam proses mencapai impian.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif “Tebak Profesi” yang bertujuan meningkatkan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Dalam permainan ini, siswa diminta menebak berbagai jenis profesi berdasarkan gambar maupun petunjuk yang diberikan. Melalui permainan tersebut, siswa dapat mengenal lebih banyak pilihan profesi sekaligus memahami nilai-nilai karakter yang dibutuhkan dalam setiap pekerjaan.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta menunjukkan rasa ingin tahu terhadap berbagai profesi yang diperkenalkan. Kegiatan permainan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menyampaikan pesan bahwa setiap profesi memiliki peran penting dan dapat diraih melalui persiapan serta kerja keras.

Sebagai kegiatan utama sekaligus penutup rangkaian edukasi, siswa mengikuti aktivitas “Sayap Harapan”. Dalam kegiatan tersebut, setiap siswa menuliskan nama, cita-cita, serta langkah sederhana yang akan dilakukan untuk mencapai impiannya pada sticky notes berbentuk sayap. Tulisan tersebut kemudian ditempelkan pada media yang telah disediakan sebagai simbol bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan “terbang” meraih cita-cita melalui usaha dan keyakinan terhadap kemampuan diri.

“Melalui media Sayap Harapan, kami ingin menyampaikan bahwa setiap mimpi dapat terbang tinggi jika disertai dengan usaha, ketekunan, dan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri. Kami berharap media ini dapat menjadi pengingat bagi anak-anak untuk terus semangat mengejar impian mereka,” tambah Nabila.

Kegiatan PELITA ditutup dengan sesi refleksi singkat bersama siswa, pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif mengikuti kegiatan, serta foto bersama sebagai bentuk dokumentasi pelaksanaan program. Siswa terlihat antusias dalam menyampaikan cita-cita mereka dan menunjukkan semangat untuk terus belajar demi mencapai impian yang telah dituliskan.

Melalui program PELITA, mahasiswa MMD UB Kelompok 54 berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif dalam membangun karakter, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan motivasi belajar siswa MI Hayatul Islam. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk memahami pentingnya memiliki tujuan hidup, mengenali kemampuan diri, dan mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang berdaya, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat di masa depan.